BERITA - yusyulianto.com -
Di sebuah terminal, pulang kerja. Seperti biasa, ketika metromini yang saya tumpangi sudah penuh oleh penumpang, sang supir pun langsung tancap gas. Selain para penumpang, ada juga satu orang yang pasti ikut naik, yaitu pengamen. Kali ini adalah seorang bocah yang kira-kira berumur 13 tahun 9 bulan. Pengamen cilik ini bernyanyi alakadarnya dengan menggunakan alat musik sebuah botol aqua yangLihat Sumbernya
Roda hidup memang selalu berputar setiap hari, kadang diatas dan kadang dibawah. Ada saat nya kita memerlukan pertolongan orang dan ada saatnya kita memberikan pertolongan ke orang lain. Inilah kisah sedih seorang mantan dosen yang jadi pengamen
Seorang buruh bangunan di Makassar Sulawesi Selatan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pengamen gara-gara tak memberikan uang. Dia pun mengalami luka parah setelah ditikam dengan badik oleh salah seorang pelaku.
Perputaran roda kehidupan memang sangat keras... salah satunya orang yang mengalaminya adalah Pak Sutari. Bapak Sutari ini adalah seorang pengamen yang buta dan membawa pendamping anak kecil untuk menuntunnya. Dan sobat... percaya atau tidak.. ternyata Ba
Iniah kisah sebuah keluarga yang kompak menjadi pengamen. Hampir setiap hari mereka turun ke jalan memakai kustum kuda lumping. Di perempatan jalan mereka menari kemudian memungut receh. Kakek jaid penabuh genderang, anak menari, menantu mengawais, dan cu
Bar\'ah adalah seorang gadis kecil yang baru berumur 10 tahun. Meski baru berumur 10 tahun, namun ia sudah mampu menghafal keseluruhan isi al Qur\'an. Ia menjadi seorang Hafidhoh cilik.
Namun kehidupan gadis kecil yang bernama Bar\'ah ini sungguh sanga