Berita >> Regional >> Metropolis

Harga Elpiji Naik Lagi
BERITA - metropolis.infogue.com - SURABAYA - Bak efek domino, harga-harga bahan bakar merangkak naik. Setelah bensin, kini yang naik adalah harga liquefied petroleum gas (LPG) atau elpiji. Untuk tabung berukuran 12 kilogram, harganya ''disesuaikan'' dari Rp 51 ribu menjadi Rp 63 ribu. Di tingkat pengecer, harga elpiji jelas sedikit lebih besar dari itu. Kenaikan harga elpiji tersebut juga diikuti Pertamax dan Pertamax Plus.

Kenaikan harga elpiji tersebut memang terkesan mendadak. Menurut Herry Prasetya, asisten manager external relation Pertamina Wilayah Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara, hal itu memang tak disampaikan kepada masyarakat sebelumnya. ''Kalau disampaikan sejak awal, yang ditakutkan ada kepanikan di masyarakat,'' ujar Herry.

Saat ini, Pertamina menetapkan harga Rp 5.250 per kilogram untuk tabung berukuran 12 kilogram. Harga baru tabung berukuran 50 kilogram Rp 8.878 per kilogram. Yang tidak naik adalah tabung 3 gram, tetap Rp 4.250 per kilogram.

Kenaikan tersebut disebabkan naiknya harga elpiji internasional. Sekarang, harga elpiji internasional Rp 10 ribu per kilogram. Selain itu, kenaikan BBM berpengaruh pada harga elpiji. ''Distribusi kan butuh biaya. Jadi, kalau harga BBM naik, ongkos pengiriman kan juga bertambah,'' tutur Herry.

Herry mengatakan, stok elpiji untuk tabung 12 kilogram dan 50 kilogram masih cukup hingga sepekan mendatang. Berdasar pantauan, di beberapa diler elpiji Pertamina, tak didapati kepanikan masyarakat.

Tentang Pertamax dan Pertamax plus, kenaikannya sekitar Rp 300 per liter. Menurut Herry, kenaikan itu dipengaruhi permintaan masyarakat. "Jika permintaan meningkat, harganya pasti naik karena bahan bakar itu tidak disubsidi," jelasnya. Herry menambahkan bahwa setiap dua minggu, harga Pertamax dan Pertamax plus pasti berubah.

sumber: jwp
Lihat Sumbernya
0 Komentar
Sepi ya ... ayo komentar dooong!
Tambah Komentar
Username*
Password*
 

Top Article - Metropolis

192  Gila! Agar Jadi Nasabah, Saksi Diajak ML ...